Langsung ke konten utama

10 Tanda-tanda Kamu Berpotensi Terkena Penyakit Jantung


Penyakit jantung telah menjadi penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia. Penyakit ini dapat menyerang setiap orang secara tiba-tiba. Akan tetapi, sebenarnya penyakit ini menyerang tubuh secara perlahan.



Untuk mewaspadainya, berikut beberapa tanda yang dapat Anda waspadai agar dapat menghindari terkena serangan jantung sedini mungkin, seperti dilansir dari Boldsky, 


1. Nyeri Dada
Ini adalah salah satu gejala yang paling penting dari penyakit jantung yang sering kita abaikan. Jika Kamu merasa tekanan di bawah tulang dada, jangan diabaikan dan segera periksakan ke dokter.


2. Mendengkur Berlebihan
Sebaiknya Kamu juga jangan mengabaikan hal ini. Karena mendengkur berlebihan juga bisa terjadi akibat kesulitan saat bernapas yang menunjukkan ada sesuatu tidak beres pada dada Anda.


3. Cemas Berlebihan.
Anda mungkin berpikir ini hanya masalah mental. Tetapi jika Anda sering panik dan cemas atas hal-hal kecil, itu akan menciptakan tekanan yang besar pada jantung Anda hingga dapat membuat kesehatan Anda berbahaya.


4. Sesak Nafas.
Jika Anda terasa sulit untuk bernapas normal dan Anda harus bernapas melalui mulut, mungkin itu menjadi tanda sedang terjadi masalah dengan jantung Anda. Ada baiknya segera periksa ke dokter.


5. Batuk Berlebihan.
Jika Anda batuk terus menerus atau bahkan mengeluarkan darah atau dahak, dapat dipastikan itu adalah gejala penyakit jantung. Hal ini terjadi karena akumulasi cairan di paru-paru.



6. Sering Merasa Lelah dan Lesu.
Biasanya, rasa kelelahan terutama pada wanita merupakan gejala pertama dari penyakit jantung. Sering merasa pusing serta penglihatan berkurang juga bisa jadi gejala berikutnya dari adanya penyakit jantung.


7. Tidak Sadarkan Diri.
Pernahkah Anda tiba-tiba tak sadarkan diri di tengah-tengah pekerjaan Anda? Ini mungkin merupakan gejala penyakit jantung. Segera periksakan untuk mendapatkan kepastian.



8. Berkeringat Berlebihan.

Ini adalah tanda bahwa Anda mengalami penyakit jantung. Jika Anda berkeringat secara tiba-tiba, ada baiknya Anda segera memeriksakannya ke dokter terdekat. Bisa saja, ada yang tidak baik terjadi pada tubuh Anda.


9. Detak Jantung Tidak Teratur.
Jika denyut nadi Anda sering tidak teratur, padahal Anda tidak melakukan aktivitas berat, kemungkinan Anda berada pada risiko terkena serangan jantung atau stroke. Biasanya, detak jantung normal akan berjalan secara teratur sesuai dengan aktivitas yang Anda lakukan.



10. Pembengkakan di Beberapa Bagian Tubuh.
Akumulasi cairan darah dalam tubuh yang tidak teratur dapat menyebabkan pembekakan pada bagian tubuh, seperti sendi lengan dan kaki. Jika Anda mengalami hal-hal seperti ini, ada baiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter.

sumber : analisadaily.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Cara Kerja Cuka Apel untuk Penurun Berat Badan

1. Menyeimbangkan Tingakat Gula Darah Cuka Apel untuk Menurunkan Berat Badan – Cuka sari apel atau dikenal sebagai ACV, adalah cuka yang terbuat dari sari apel. Cuka ini sarat dengan asam aseat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Selain itu cuka sari apel juga dapat membantu menurunkan berat badan. Salah satu manfaat terbaik dari cuka apel adalah membantu dalam menyeimbangkan kadar glukosa. Menjaga kadar gula tetap seimbang merupakan salah satu kunci untuk menjaga kesehatan dan menurunkan berat badan. Kenapa? Karena ketika kadar glukosa darah dengan cepat naik dan turun, ini dapat mengarah ke perubahan suasana hati, sakit kepala, gemetaran, keinginan ngemil dan kelaparan.Cuka sari apel dapat membantu mengurangi efek dari gula atau karbohidrat dari makanan yang Anda makan. Selain itu juga mengurangi nafsu ngemil dan rasa lapar. 2. Meningkatkan Rasa Kenyang Rasa kenyang mengacu pada perasaan penuh dan puas setelah makan. Ketika diminum sebelum atau bersama m...

3 Cara Meminum Cuka Apel untuk Pencegahan Diabetes

1 Campurkan 2 sendok makan. (30 ml) cuka sari apel yang belum disaring ke dalam satu gelas besar air, satu jam sebelum tidur. 2 Minumlah setiap malam untuk mengurangi kadar glukosa Anda hingga 4 sampai 6 persen dalam semalam. Meskipun beberapa penelitian telah menunjukan bahwa cuka sari apel dapat bermanfaat baik untuk orang-orang yang menderita Diabetes Tipe II, cuka sari apel juga dapat mempengaruhi pengobatan insulin. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi cuka sari apel, apabila Anda menggunakan obat diabetes. 3 Minum sebelum makan untuk mengurangi peningkatan insulin dan glukosa. Cobalah campuran 2 sendok makan (30 ml) cuka sari apel, 177 ml air, 59 ml sari buah cranberry murni dan sedikit sari jeruk nipis. Orang-orang yang mengalami kondisi pradiabetes cenderung mendapatkan manfaat cuka sari apel yang lebih besar. Beberapa hasil mengatakan bahwa cuka sair apel mengurangi glukosa darah mereka hingga setengahnya. Cuka Apel Organik Biofresh Jakarta ...

Menggunakan shampo dengan cuka apel

Sampo kering (dry shampoo) kini menjadi alternatif favorit untuk membersihkan rambut. Cara seperti ini dapat menyerap minyak pada rambut tanpa ikut mengeringkan kulit rambut sehingga penampilan rambut terlihat bersih. Membersihkan rambut dengan cara ini idealnya setelah berolahraga di pusat kebugaran. Sampo kering membantu menghemat waktu, jika seusai berolahraga, harus kembali bekerja atau ke sekolah.  Sampo kering juga dianjurkan dilakukan setelah melakukan perjalanan atau penerbangan panjang dimana akses air terbatas. Kini, mencuci rambut tanpa air ini bisa menggunakan bahan alami yang mungkin ada di lemari dapur Anda. Dilansir dari situs Well And Good, penata rambut Perancis, Christophe Robin, menyebutkan jika cuka apel bisa digunakan sebagai sampo kering.  “Tidak seperti sampo kering yang dijual di salon atau toko yang setelah pemakaiannya meninggalkan residu, cuka adalah tonik yang bagus untuk kulit rambut,” ungkap Robin.  Ia juga merekomendas...